Tuesday, October 10, 2023

UTS Pengantar Ilmu Farmasi

1. Jelaskan dengan memberikan sekurang-kurangnya tiga contoh perbedaan mendasar pendekatan pengobatan yang dilakukan pada zaman sebelum masehi dengan pendekatan modern saat ini

2. Jelaskan sekurang-kurangnya 5 (lima) kompetensi yang saling berkaitan satu sama lain sebagai lulusan sariana farmasi dan berikan contoh kasus yang menggambarkan anda menguasai kelima kompetensi tersebut.

3. Jelaskan dengan lengkap, prinsip dan teknik pemberian obat dengan memberikan sekurang-kurangnya 3(tiga) contoh spesifik obatnya.

4. Jelaskan dengan memberikan 1 (satu) contoh mekanisme dasar keria obat.

5. Jelaskan dengan memberikan masing-masing 1 (satu) contoh meracik bahan obat meniadi sediaan galenic dengan metode Infus, Dekokta dan Ekstrak tinktur.

Sunday, October 8, 2023

BENTUK BENTUK SEDIAAN FARMASI DAN METODE PEMBERIAN OBAT (PERTEMUAN 7)

 BENTUK BENTUK SEDIAAN FARMASI DAN METODE PEMBERIAN OBAT


Salah satu bentuk sediaan farmasi yaitu tropical, sediaan tropical bekerja dengan mengoleskannya ke permukaan kulit lalu menyerap ke laposan kulit, kemudian obat mendistribusikan me jaringan di dalam kulit dan mencapai target, obat lalu berinteraksi dengan reseptor dengan cara menghambat enzim sehingga pertumbuhan jamur terhambat.


Sublingual yaitu obat yang dikonsumsi dengan cara diletakan dibawah lidah lalu didiamkan, selanjutnya obat akan diserap oleh pembuluh darah yang ada di bawah lidah.


Obat yang jalan kerjanya melalui lambung akan dipecah dan menjadi partikel kecil sehingga menempel di dinding lambung, mengalir di aliran darah dan diarahkan ke ginjal lalu mengalami metabolisme di hati, obat akan dikerluakan secara perlahan lewat urin.


Inhalasi yaitu obat yang dihirup, contohnya seperti obat asma. Cara kerjanya yaitu obat berbentuk cairan lalu diubah menjadi kabut atau akrosol sehingga dapat memberikan efek yang cepat dan efektif pada sistem pernapasan. 


Metode kerja sediaan inhalasi yaitu : 

  • obat cair dimasukan untuk melebarkan saluran darah atau peradangan
  • obat cair menjadi kabut mikrokopis (nebulisasi)
  • pasien menggunakan mulut untuk menghirup obat
  • obat bekerja pada saluran pernapasan
  • obat mempengaruhi sel epitel sehingga dapat mengurangi peradangan. 

PENGGOLONGAN OBAT BERDASARKAN KEAMANAN, CARA PEMAKAIAN, SUMBER DAN ASAL TAKARAN OBAT/DOSIS (PERTEMUAN 6)

 PENGGOLONGAN OBAT BERDASARKAN KEAMANAN, CARA PEMAKAIAN, SUMBER DAN ASAL TAKARAN OBAT/DOSIS


Penggolongan obat dapat dibedakaan menjadi :

  1. obat bebas
  2. obat bebas terbatas
  3. obat keras
  4. obat herbal
  5. narkotika


Analgetik merupakan obat yang mengurasi atau melenyapkan rasa ngeri tanpa menghilangkan kesadaran, obat ini memiliki efek samping yang berlebihan karna dapat merangsang otak dan dapat menyebabkan kematian.


Berdasarkan cara penggunaannya obat dalat dibagi menjadi dua, yaitu :

  1. obat dalam : yaitu obat yang cara penggunaannya melalui mulut atau saluran cerna
  2. obat luar : obat yang cara penggunaannya tidak ditelan melainkan diaplikasikan pada bagian luar tubuh seperti salep

Salah satu keuntungan obat luar yaitu dapat menghindari efek samping sistemik yang lebih serius jika dipakai dengan obat oral.


Apa yang membedakan obat bebas dan obat bebas terbatas?

Perbedaannya terlemtam pada peringatan khusus saat penggunaannya, obat bebas digunakan untuk mengatasi masalah ringan yang sifatnya non spesifik dan relatif lebih aman. Sedangkan obat bebas terbatas merupakan obat keras yang dapat diberi tanpa  resep dokter tetapi harus tetap mempertikan informasi dan peringatan pada kemasan.

MERACIK OBAT MENJADI SEDIAAN GALENIK (PERTEMUAN 5)

 MERACIK OBAT MENJADI SEDIAAN GALENIK


Tingtur adalah sediaan herbal yang terbuat dari ekstraksi bahan-bahan tumbuhan dalam alkohol atau cairan lainnya untuk mengambil senyawa-senyawa aktif yang terkandung dalam tumbuhan tersebut. Proses ini bertujuan untuk mendapatkan konsentrasi tinggi dari zat-zat aktif, seperti minyak atsiri, alkaloid, flavonoid, atau senyawa lainnya yang dapat memiliki manfaat kesehatan atau efek terapeutik.


Dalam tingtur, bahan herbal direndam dalam alkohol atau cairan lainnya, dan proses ini membuat zat-zat aktif larut ke dalam cairan pengekstraksi.


Tingtur lebih dianjurkan untuk dikonsumsi dalam keadaan tidak mentah, mengonsumsi tingtur mentah dapat menyebabkan efek samping atau overdosis.


Infusa adalah salah satu metode ekstraksi senyawa-senyawa aktif dari bahan-bahan tumbuhan dengan menggunakan air panas. Proses ini melibatkan merendam bahan herbal dalam air mendidih untuk mengambil senyawa-senyawa yang terkandung dalam bahan tersebut.


Infusa biasanya digunakan untuk mengekstrasi zat zat aktif yang terdapat pada tumbuhan herbal, seperti minyak atsiri, flavonoid, tanin dan lainnya. Konsentrasi Infusa didasarkan oleh seberapa lama herba direndam atau direbus, semakin lama direndam maka semakin kuat konsentrasi infusanya.


Dekokta adalah metode ekstraksi zat-zat aktif dari bahan-bahan tumbuhan dengan cara merebus bahan tersebut dalam air. Proses ini bertujuan untuk mengeluarkan senyawa-senyawa yang terkandung dalam bahan herbal yang bertekstur keras. Dekokta merupakan cara yang lebih intensif daripada infusa, karena melibatkan pemanasan dalam air selama periode yang lebih lama.


Perbedaan dari infusa dan dekokta yaitu infusa lebih cocok digunakan untuk bahan herbal yang mempunya tekstur lebih lunak seperti daun, bunga, atau biji karena prosesnya yaitu bahan herbal dicelupkan ke dalam air mendidih dan dibiarkan meresap selama beberapa menit tanpa melakukan perebusan langsung. Sedangkan pada proses dekokta bahan herbal dicampurkan dengan air dingin lalu direbus hingga air mendidih selama waktu tertentu sehingga lebih cocok digunakan untuk bahan yang teksturnya lebih keras seperti akar, kulit kayu, dan biji keras.

MEKANISME DASAR KERJA OBAT (PERTEMUAN 4)

 MEKANISME DASAR KERJA OBAT


Farmakologi berasal dari kata (Yunani) yang artinya Farmakon yang berarti obat dalam makna sempit, dan dalam makna luas adalah semua zat selain makanan yang dapat mengakibatkan perubahan susunan atau fungsi jaringan tubuh. 


Farmakodinamik diambil dari 2 kata yaitu farma dan dinamik, farma diartikan sebagai farmasi yaitu ilmu dan praktik yang berkaitan dengan penelitian, pengembangan, produksi, dan penggunaaan obat. Sedangkan dinamik diartikan sebagai perubahan atau pergerakan dalam suatu sistem atau proses. Farmakodinamik diartikan sebagai ilmu yang mempelajari cara kerja obat, efek obat terhadap tubuh dan perubahan biokimia tubuh. Masuknya obat ke dalam tubuh secara dinamis atau tidak tentu (berubah ubah) itu dikarenakan proses biokimia dalam tubuh sangat kompleks dan saling membutuhkan.


Obat baru dan akan diberikan setelah diketahui kondisi tubuh, cara kerja spesifik obat (kapan dan dimana) dan kompartmen obat bekerja (ginjal, hatil, jantung dll)


Hubungan antara dosis suatu obat yang diberikan pada pasien dan penggunaan obat dalam pengobatan penyakit digambarkan dengan dua bidang khusus farmakologi : farmakokinetik dan farmakodinamik.

  • dosis yang tepat
  • tujuan pengobatan
  • ketetapan waktu
  • efek samping
  • pencegahan overdosis


Menurut WHO efek samping suatu obat adalah segala sesuatu khasiat yang tidak diinginkan untuk tujuan terapi yang dimaksudkan pada dosis yang dianjurkan.


Harus diketahui dalam keperluan apa dosis suatu obat harus dilebihkan?

agar memberikan khasiat farmakologi yang cepat dan tidak mengalami efek samping

Saturday, September 30, 2023

PRINSIP PEMBERIAN OBAT

 prinsip pemberian obat


  1. Farmakodinamik : yaitu mempelajari tentang bagaimana cara obat berinteraksi dengan tubuh dan bagaimana efek yang dihasilkan dari obat tersebut. Farmakodinamik sudah dirancang atau diarahkan cara kerjanya supaya obat bisa masuk dan bereaksi di dalam tubuh
  2. Farmakokinetik : menjelaskan bagaimana cara obat bekerja dan beroperasi di dalam tubuh dan bagaimana tubuh dapat memproses obat. Farmakokinetik melibatkan pemahaman tentang perjalanan obat di dalam tubuh, penyerapan obat, distribusi obat, metabolisme serta eliminasi obat.
  3. Molekuler Docking : prinsip kerja obat dengan mencari target yang spesifik dan selektif, dengan kemungkinan reaksi obat yang paling baik (meminimalisir efek samping)


Farmakologi sebagai eksperimental sains yaitu terdapat berbagai kemungkinan atau reaksi obat yang akan terjadi pada tubuh, sehingga harus di lakukan penelitian terkait suatu obat. 


Salah satu cara kerja obat yaitu dengan menghentikan produksi reseptor pengganggu (enzim) yang menyebabkan suatu pernyakit timbul atau terjadi.


Administrasi dapat bidangfarmasi dapat diartikan sebagai pemberian resep obat atau transkripsi


Peran apoteker dalam administrasi obat yaitu harus dapat memastikan jenis obat yang diberi, frekuensi pemakaian obat, serta metode sebuah obat yang akan diberi.


Selain apoteker, pasien juga memiliki peran penting, seorang pasien perlu memiliki kesadaran atas pengetahuan tentang penyakitnya serta sadar akan potensi sakit yang dideritanya.


5 prinsip pemberian obat : 

  1. Right Patient
  2. Right Medication
  3. Right Dose
  4. Right Route of Administration
  5. Right Time of Delivery

pertanyaan : 
1. Apa upaya yang dapat dilakukan untuk menumbuhkan rasa sadar terhadap pasien yang sering menyepelekan suatu penyakit yang diderita?
2. Apakah semua obat menggunakan prinsip molekuler docking? jika tidak, mengapa obat tersebut tidak menggunakan prinsip molekuler docking dan apa prinsip yang digunakan dalam kbat tersebut?
3. Salah satu cara kerja obat yaitu dengan menghentikan produksi reseptor pengganggu (enzim) yang menyebabkan suatu pernyakit timbul atau terjadi. Apakah dengan diberhentikannya enzim tersebut dapat mengubah atau memengaruhi kerja enzim yang lain?

Thursday, September 7, 2023

Kompetensi Sebagai Lulusan Farmasi

 Salah satu kompetensi yang harus dimiliki sebagai lulusan farmasi yaitu Public Health.

Public health atau kesehatan masyarakat adalah ilmu melindungi dan meningkatkan kesehatan masyarakat dan komunitas mereka. Kesehatan masyarakat dicapai dengan mempromosikan gaya hidup sehat, meneliti pencegahan penyakit dan cedera, dan mendeteksi, mencegah dan menanggapi penyakit menular. Secara keseluruhan, kesehatan masyarakat berkaitan dengan melindungi kesehatan seluruh populasi.


Kesehatan masyarakat disusun atas 3, 

1. protection, yaitu perlindungan atas kesehatan masyarakat atau penduduk. 

2. Promotion, adalah tentang meningkatkan Kesehatan penduduk. Ini mencakup berbagai macam perilaku selama perjalanan hidup. Ini juga berfokus pada peningkatan penentu sosial kesehatan.

3. Prevention, adalah tentang mencegah masalah kesehatan sebelum terjadi. Itu termasuk aktivitas Seperti vaksinasi dan screening.

Agar membuatnya semakin maksimal perlu ada beberapa aspek pendukung, diantaranya 

    1. pemerintah yang baik

    2. pembelaan Advokasi. Untuk mempengaruhi dan mendapatkan dukungan dan melakukan tindakan yang mendukung tujuan kesehatan.

    3. Kapasitas, memiliki pelatihan yang memadai dan terlatih dan mendukung tenaga kerja kesehatan masyarakat.

    4. Dan memiliki informasi yang akurat dan tepat waktu untuk mendukung tindakan kesehatan seperti bentuk penelitian yang relevan.

https://drive.google.com/file/d/1osT8tCf6pLAY8WoQ802a__Zxvx30nDYu/view?usp=drivesdk


Pertanyaan


1. Apa upaya yang orang zaman dahulu lakukan untuk tetap mendapat informasi mengenai kesehatan masyarakat?

2. Apakah pada saat ini ketiga aspek pendukung kesehatan masyarakat sudah menyebar rata di seluruh penjuru? Jika tidak, bagaimana dengan orang-orang yang belum mendapatkan 3 komponen tersebut?

3. Salah satu penunjang dari kesehatan masyarakat yaitu Prevention (pencegahan), bagaimana cara agar masyarakat tau dan aware terhadap suatu penyakit atau kondisi dan tidak lagi menyepelekan penyakit atau kondisi tersebut?


UTS Pengantar Ilmu Farmasi

1.  Jelaskan dengan memberikan sekurang-kurangnya tiga contoh perbedaan mendasar pendekatan pengobatan yang dilakukan pada zaman sebelum mas...